BRPT Targetkan Kapasitas Geothermal 2 GW dalam 5-10 Tahun

BRPT Targetkan Kapasitas Geothermal 2 GW dalam 5-10 Tahun
BRPT Targetkan Kapasitas Geothermal 2 GW dalam 5-10 Tahun

BICARAKEUANGAN.COM — PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menargetkan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) mencapai 2 gigawatt (GW) dalam lima hingga 10 tahun ke depan. Saat ini perseroan memiliki pipeline proyek geothermal sekitar 1 GW dan tengah mengembangkan tenaga angin 300 megawatt (MW). Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis agar pendapatan lebih stabil di tengah volatilitas sektor petrokimia.

Head Investor Relations PT Barito Pacific Tbk, Pandu Anugerah, menyampaikan target tersebut dalam pemaparannya di Gedung BEI, Jakarta, Sabtu (19/9/2026). Menurut Pandu, perseroan berada di posisi yang cukup kuat untuk menggenjot pengembangan energi terbarukan.

"Di segmen energi tentunya kita masih dalam proses transisi energi. Dan kita sendiri memiliki posisi yang cukup prima karena rencana pengembangan renewable energy ke depannya masih cukup besar," ujar Pandu.

Pipeline Geothermal dan Angin yang Sedang Digarap

Barito Pacific saat ini memiliki pipeline proyek geothermal sekitar 1 GW. Selain itu, perseroan juga mengembangkan pipeline pembangkit listrik tenaga angin dengan kapasitas sekitar 300 MW.

Kapasitas geothermal tersebut masih akan terus dikembangkan. Dalam lima hingga 10 tahun mendatang, Barito Pacific menargetkan kapasitas geothermal mencapai sekitar 2 GW.

Alasan di Balik Diversifikasi ke Energi Terbarukan

Ekspansi energi terbarukan merupakan bagian dari strategi perseroan untuk membangun portofolio bisnis dengan pendapatan yang lebih stabil. Bisnis petrokimia bersifat siklikal dan lebih rentan terhadap perubahan harga komoditas.

"Jadi akan ada serangkaian ekspansi usaha kami ke depannya yang mungkin sifatnya atau profil pertumbuhannya itu memberikan stabilitas atau recurring income yang lebih stabil," kata Pandu.

Menurut Pandu, diversifikasi bisnis tersebut diharapkan dapat menjadi penyangga ketika bisnis petrokimia maupun energi menghadapi volatilitas. Salah satu bisnis yang dinilai memiliki karakter pendapatan menarik adalah geothermal, dengan EBITDA margin sekitar 85%.

Strategi Pertumbuhan: Organik dan Akuisisi

Barito Pacific juga menjadikan energi terbarukan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan tidak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, tetapi juga membuka peluang ekspansi melalui akuisisi maupun kerja sama dengan mitra strategis.

"Pertumbuhan kami ke depannya ini sifatnya bukan hanya pertumbuhan organik tapi pertumbuhan yang bisa memberikan transformasi," ujar Pandu.

Melalui pengembangan proyek geothermal dan energi terbarukan lainnya, Barito Pacific menargetkan portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi serta lebih tahan terhadap perubahan kondisi eksternal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index