BMKG

Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu 10 Januari 2026, Waspadai Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Indonesia

Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu 10 Januari 2026, Waspadai Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu 10 Januari 2026, Waspadai Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Indonesia

JAKARTA - Memasuki akhir pekan, kondisi cuaca kembali menjadi perhatian utama masyarakat di berbagai daerah. Aktivitas luar ruang, perjalanan, hingga agenda ekonomi harian sangat dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang tengah berlangsung. 

Untuk itu, pembaruan informasi cuaca menjadi hal penting agar masyarakat dapat lebih siap dan waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca nasional untuk Sabtu, 10 Januari 2026. Dalam pembaruan tersebut, BMKG menekankan perlunya meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Pulau Jawa dan Nusa Tenggara, karena terdapat potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah.

BMKG menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang cukup signifikan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Sejumlah faktor atmosfer masih menunjukkan aktivitas yang intens dan saling berpengaruh. Dinamika tersebut meliputi keberadaan daerah tekanan rendah, munculnya sirkulasi siklonik, serta pola pertemuan dan perlambatan angin yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam prakiraan cuaca yang dirilis pada Jumat, 9 Januari 2025 BMKG mencatat adanya daerah tekanan rendah di perairan timur Australia. Keberadaan sistem ini memicu peningkatan kecepatan angin lapisan rendah atau low level jet yang membentang dari wilayah Maluku Tenggara hingga Australia. Kondisi tersebut berperan penting dalam mendukung pembentukan awan hujan.

Aliran angin yang menguat ini berkontribusi pada meningkatnya suplai uap air ke wilayah Indonesia bagian timur. Semakin banyak uap air yang terkumpul di atmosfer, maka peluang terbentuknya awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga semakin besar. Situasi ini menjadi salah satu alasan utama BMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca.

Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Brunei Darussalam. Fenomena ini memengaruhi pertumbuhan awan hujan, khususnya di wilayah Kalimantan. Dampaknya, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meningkat di sejumlah wilayah di pulau tersebut.

Tidak hanya itu, pola konvergensi dan konfluensi angin turut terpantau memanjang dari perairan barat Sumatera, Selat Sunda, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur, serta meluas di sebagian besar wilayah Sulawesi dan Papua. Pola angin semacam ini sangat mendukung proses pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia, sehingga potensi hujan meluas secara cukup merata.

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Berdasarkan analisis kondisi atmosfer tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah berikut:

Kepulauan Bangka Belitung

Jawa Barat

Jawa Tengah

Jawa Timur

Nusa Tenggara Barat (NTB)

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Selain wilayah-wilayah tersebut, terdapat pula beberapa daerah lain yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu dampak lanjutan, seperti banjir, genangan air, tanah longsor, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan transportasi darat, laut, maupun udara.

Prakiraan Cuaca di Kota-Kota Besar

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG meminta masyarakat di sejumlah kota agar mewaspadai potensi hujan disertai petir. Kota-kota tersebut meliputi Jambi, Bengkulu, Pangkalpinang, Semarang, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Di wilayah Indonesia bagian timur, potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Kendari. Adapun hujan dengan intensitas sedang berpeluang turun di Mataram dan Kupang. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Denpasar, Mamuju, Makassar, dan Ternate, serta meluas di sebagian besar wilayah Papua.

BMKG juga mencatat adanya potensi kondisi berasap atau berkabut di Palu. Kondisi ini dapat memengaruhi jarak pandang dan berisiko mengganggu aktivitas masyarakat, terutama transportasi darat dan udara.

Rangkuman Kondisi Cuaca Wilayah

Bagian Barat Indonesia

Waspada hujan petir: Jambi, Bengkulu, Pangkalpinang, Semarang, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda

Hujan ringan: Sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, dan Kalimantan

Bagian Timur Indonesia

Waspada hujan petir: Kendari

Hujan sedang: Mataram dan Kupang

Hujan ringan: Denpasar, Mamuju, Makassar, Ternate, dan sebagian besar Papua

Kondisi berasap/kabut: Palu

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi yang ada. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk memperhatikan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang disampaikan secara berkala melalui situs resmi BMKG maupun kanal media sosial @infobmkg, yang diperbarui sesuai dengan perkembangan dinamika atmosfer. Dengan informasi yang tepat dan kesiapsiagaan yang baik, dampak risiko cuaca ekstrem diharapkan dapat diminimalkan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index