JAKARTA - Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang kini mulai bangkit setelah terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Pada Rabu, 31 Desember 2026, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyalurkan bantuan berupa 100 unit tenda untuk mendukung 295 pedagang agar bisa kembali berjualan dengan aman.
Hingga akhir Desember 2025, tercatat 32 pasar rakyat di Aceh Tamiang mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut. Kehadiran tenda darurat ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi pasar dan menjaga kelancaran rantai distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Program Kemendag Peduli Dorong Pemulihan Ekonomi Lokal
Kemendag bergerak cepat melalui program Kemendag Peduli, yang fokus pada pemulihan infrastruktur perdagangan dan meringankan beban pedagang terdampak. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan bahwa tujuan utama bantuan ini adalah memastikan aktivitas perdagangan dapat berjalan kembali.
“Kami berupaya untuk segera memulihkan kondisi pasar dan mengaktifkan kembali aktivitas perdagangan di lokasi terdampak. Harapannya, para pedagang dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman untuk menyambung penghidupan mereka,” ujar Iqbal.
Bantuan Bersumber dari Donasi Sukarela
Seratus tenda yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui platform Kemendag Peduli. Kehadiran bantuan ini memungkinkan pedagang untuk berjualan kembali sambil menunggu rehabilitasi bangunan pasar selesai dilakukan secara menyeluruh.
Sinergi Lintas Kementerian untuk Pemulihan Pasar
Iqbal menekankan bahwa dukungan pemulihan tidak hanya fokus di Aceh, tetapi juga mencakup wilayah terdampak lainnya di Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Kemendag terus bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan pasar rakyat kembali berfungsi sebagai pilar ekonomi masyarakat setempat.
“Pemulihan pasar rakyat adalah bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekonomi lokal dan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok tetap lancar,” tambahnya.
Harapan bagi Pedagang dan Masyarakat
Dengan bantuan tenda ini, pedagang di Pasar Kuala Simpang dapat segera memulai kembali kegiatan perdagangan mereka. Aktivitas ini diharapkan tidak hanya memulihkan penghasilan para pedagang, tetapi juga membantu masyarakat sekitar memperoleh kebutuhan pokok dengan mudah.
Program Kemendag Peduli menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang cepat bagi komunitas terdampak bencana. Ke depannya, Kemendag berencana memperluas jangkauan bantuan untuk pasar-pasar rakyat lainnya yang terdampak di berbagai provinsi.