Kolaborasi Positif Wuling Perkuat Logistik Hijau

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:07:54 WIB
Kolaborasi Positif Wuling Perkuat Logistik Hijau

JAKARTA - Transformasi logistik mulai bergeser ke solusi yang lebih hemat energi. 

Perusahaan kini mencari armada yang efisien sekaligus ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan operasional yang makin dinamis.

Mendukung efisiensi operasional logistik dan mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan, Wuling Motors melakukan seremoni penyerahan secara simbolis 10 unit Mitra EV Blind Van untuk PT Jala Niaga Elok JNE Tangerang. 

Penyerahan ini menandai penguatan kolaborasi dalam adopsi kendaraan listrik. Inisiatif tersebut diharapkan mempercepat peralihan armada konvensional.

Kendaraan listrik komersial diposisikan sebagai solusi praktis. Efisiensi biaya operasional menjadi pertimbangan utama. Dampak lingkungan yang lebih rendah menjadi nilai tambah.

Komitmen Solusi Mobilitas Bisnis

Kharismawan Awangga, Sales Operation Director Wuling Motors mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan bagi kebutuhan bisnis di Indonesia. Pernyataan ini menegaskan fokus perusahaan pada segmen komersial. Inovasi diarahkan pada kebutuhan operasional harian.

“Wuling Mitra EV hadir sebagai kendaraan listrik komersial yang dirancang untuk mendukung operasional logistik secara efisien, fungsional, dan modern,” jelas Kharismawan. Desain fungsional menjadi faktor pendukung aktivitas distribusi. Aspek modernitas melengkapi kebutuhan efisiensi.

Kendaraan komersial listrik memberi opsi baru bagi pelaku usaha. Keandalan armada menjadi penentu kelancaran distribusi. Adaptasi teknologi menjadi kunci keberlanjutan bisnis.

Implementasi Armada Listrik di Tangerang

Dalam kolaborasi ini, JNE Tangerang melakukan pembelian Mitra EV Blind Van yang digunakan untuk mendukung aktivitas operasional harian di wilayah Tangerang. Penggunaan unit listrik diarahkan untuk rute distribusi rutin. Penyesuaian operasional dilakukan secara bertahap.

Pemanfaatan kendaraan listrik diharapkan meningkatkan efisiensi distribusi. Alur logistik dapat dioptimalkan melalui pengaturan rute yang tepat. Jejak emisi dalam proses operasional sehari-hari turut ditekan.

Integrasi armada listrik menuntut kesiapan operasional. Pengaturan jadwal pengisian daya menjadi bagian penting. Evaluasi kinerja armada dilakukan secara berkala.

Hasil Uji Coba Operasional

Penyerahan unit dilakukan di booth Wuling Motors pada gelaran Indonesia International Motor Show 2026. Momentum ini menjadi titik awal kolaborasi yang lebih luas. Implementasi lapangan diawali dengan tahap pengujian.

Mengawali kolaborasi bersama Wuling Prima, JNE Tangerang melakukan uji coba penggunaan Wuling Mitra EV pada 2 Desember hingga 29 Desember 2025. Selama periode tersebut, armada mencatat jarak tempuh akumulatif 500 kilometer dengan biaya pengisian daya sekitar Rp190 ribu. Angka ini menunjukkan efisiensi penggunaan baterai untuk kebutuhan logistik harian.

Data uji coba menjadi dasar pengambilan keputusan. Efisiensi biaya memperkuat kelayakan operasional. Kinerja armada menjadi indikator kesiapan adopsi.

Penguatan Armada dan Dampak Positif

Berdasarkan hasil uji coba tersebut, JNE Tangerang melanjutkan langkah melalui penerbitan Surat Pemesanan Kendaraan di Wuling Prima pada 30 Desember 2025. Keputusan ini menjadi fondasi penambahan armada listrik operasional. Perluasan armada dilakukan secara terukur.

Penguatan armada listrik berdampak pada efisiensi biaya jangka menengah. Operasional yang lebih senyap mendukung kenyamanan kerja. Pengurangan emisi memperkuat citra ramah lingkungan.

Kolaborasi ini memperlihatkan arah positif transformasi logistik. Sinergi produsen dan pengguna mempercepat adopsi teknologi. Dampak berkelanjutan diharapkan terasa pada efisiensi dan lingkungan.

Terkini