Infrastruktur Terpadu Dorong Daya Saing Investasi Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:52:19 WIB
Infrastruktur Terpadu Dorong Daya Saing Investasi Daerah

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur modern kini menjadi tolok ukur penting dalam persaingan antardaerah. 

Ketersediaan sistem yang terintegrasi membuka ruang pembangunan baru sekaligus memperkuat kepercayaan investor. Dari sinilah strategi pembangunan jangka panjang mulai diarahkan.

Provinsi ini menempatkan infrastruktur sebagai fondasi utama penguatan iklim investasi. Fokus diarahkan pada penyempurnaan sistem pendukung agar tercipta lingkungan usaha yang transparan dan menarik. Langkah tersebut ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Zona Ekonomi dan Kawasan Industri

Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan zona ekonomi dan kawasan industri menunjukkan kemajuan signifikan. Keberadaan kawasan ini menjadi pusat aktivitas industri dan motor pertumbuhan daerah. Perannya penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi provinsi.

Saat ini, provinsi memiliki satu Zona Ekonomi Dinh An dan sebelas kawasan industri. Enam kawasan telah beroperasi aktif dan sebagian besar dikelola oleh investasi swasta. Total modal terdaftar kawasan tersebut mencapai lebih dari 11.783 miliar VND.

Zona ekonomi dan kawasan industri berhasil menarik ratusan proyek investasi. Tercatat 212 proyek telah masuk, termasuk 86 proyek penanaman modal asing. Sebanyak 179 proyek di antaranya beroperasi secara stabil.

Kontribusi Industri terhadap Ekonomi

Sektor industri dan konstruksi memainkan peran utama dalam pertumbuhan ekonomi provinsi. Nilai produksi dari perusahaan di kawasan industri memberi kontribusi besar terhadap total output industri daerah. Hal ini memperkuat struktur ekonomi berbasis industri.

Kepala Badan Pengelola Zona Ekonomi Provinsi, Nguyen Van Phuong, menyampaikan proyeksi kinerja tahun 2025. Pendapatan perusahaan diperkirakan mencapai hampir 141 triliun VND. Angka ini melampaui rencana awal.

Nilai produksi industri juga diproyeksikan melebihi 87.246 miliar VND. Nilai ekspor diperkirakan melampaui 2,3 miliar USD. Kontribusi pajak mencapai lebih dari 4.900 miliar VND.

Arah Pengembangan Industri Berkelanjutan

Departemen Perindustrian dan Perdagangan menilai pembangunan industri berjalan pesat dan berkelanjutan. Arah pengembangan difokuskan pada penerapan teknologi modern dan ramah lingkungan. Keunggulan ekonomi maritim turut dimanfaatkan.

Sektor unggulan mencakup energi terbarukan dan pengolahan hasil pertanian serta perikanan. Industri pendukung juga menjadi prioritas pengembangan. Pendekatan ini memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Dinas Perencanaan Provinsi menyeleksi investasi berbasis teknologi modern. Pabrik pengolahan diarahkan dekat sumber bahan baku. Diversifikasi produk olahan menjadi fokus utama.

Infrastruktur sebagai Penentu Investasi

Persaingan antardaerah menempatkan infrastruktur sebagai faktor penentu investasi. Daerah dengan konektivitas baik lebih menarik bagi investor. Ketersediaan ruang produksi dan layanan pendukung menjadi keunggulan.

Provinsi mengalokasikan sumber daya besar untuk meningkatkan infrastruktur. Prinsip pembangunan menetapkan infrastruktur harus mendahului pertumbuhan. Pendekatan ini menciptakan ruang ekonomi baru.

Nguyen Van Phuong menegaskan pentingnya sistem transportasi. Selama periode 2020–2025, banyak proyek infrastruktur diselesaikan. Seluruh kawasan industri dirancang dekat jalur transportasi utama.

Reformasi dan Penguatan Konektivitas

Penempatan kawasan industri mengikuti jalur nasional dan sungai besar. Pola ini mempermudah logistik dan distribusi. Konektivitas menjadi daya tarik utama investasi.

Provinsi juga mendorong reformasi administrasi dan transformasi digital. Penerapan e-government meningkatkan transparansi layanan publik. Proses perizinan menjadi lebih cepat dan efisien.

Ke depan, pengembangan infrastruktur transportasi akan terus diprioritaskan. Pemerintah daerah mengusulkan percepatan pembangunan jalan tol strategis. Langkah ini mendukung daya saing dan ekonomi hijau.

Terkini