Harga BBM Nasional Turun Serentak Awal Februari Mendatang

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00:31 WIB
Harga BBM Nasional Turun Serentak Awal Februari Mendatang

JAKARTA - Pergerakan harga bahan bakar minyak kembali menjadi perhatian publik. 

Awal tahun membawa perubahan penting bagi konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

Penyesuaian harga ini dilakukan secara serentak oleh sejumlah badan usaha penyedia BBM. Langkah tersebut mencerminkan dinamika harga energi di tingkat global dan domestik.

Konsumen kini dihadapkan pada penurunan harga untuk sejumlah jenis BBM non subsidi. Sementara itu, BBM subsidi tetap dipertahankan pada level sebelumnya.

Penyesuaian Harga BBM Mulai Februari 2026

Harga bahan bakar minyak di berbagai SPBU, mulai dari Pertamina, Shell, BP-AKR hingga Vivo, akan mengalami penyesuaian secara serentak mulai 1 Februari 2026. Penyesuaian ini mencakup sebagian besar produk non subsidi.

Perubahan harga BBM sebenarnya sudah terlihat sejak awal tahun. Merujuk pada situs resmi MyPertamina, penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina berlaku untuk BBM non subsidi.

Kebijakan ini menunjukkan adanya respons terhadap perkembangan pasar energi. Penurunan harga diharapkan memberi ruang efisiensi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Penurunan Harga BBM Non Subsidi Pertamina

Pertamina menurunkan harga beberapa produk BBM non subsidi. Harga Pertamax kini menjadi Rp12.350 per liter, lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang masih Rp12.750 per liter.

Harga Pertamax Turbo juga turun menjadi Rp13.400 per liter dari sebelumnya Rp13.750 per liter. Sementara itu, Pertamax Green mengalami penyesuaian dari Rp13.500 menjadi Rp13.150 per liter.

Untuk jenis solar non subsidi, Dexlite kini dipatok Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp14.700 per liter. Harga Pertamina Dex turut turun dari Rp15.000 per liter menjadi Rp13.600 per liter.

Harga BBM Subsidi Tetap Dipertahankan

Di tengah penurunan harga BBM non subsidi, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pemerintah dan Pertamina tetap menjaga stabilitas harga untuk kelompok ini.

Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter. Sementara itu, solar subsidi atau Biosolar Diesel CN48 tetap berada di harga Rp6.800 per liter.

Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat. BBM subsidi tetap menjadi penopang mobilitas dan aktivitas ekonomi harian.

Shell Ikut Menurunkan Seluruh Harga Produk BBM

Shell juga melakukan penurunan harga pada seluruh produk BBM yang dipasarkan. Shell Super kini dibanderol Rp12.700 per liter, turun dari Rp13.000 per liter.

Shell V-Power dijual Rp13.190 per liter, lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencapai Rp13.630 per liter. Penurunan ini turut memperluas pilihan konsumen.

Selain itu, Shell V-Power Diesel turun dari Rp15.250 menjadi Rp13.860 per liter. Shell V-Power Nitro+ kini seharga Rp13.480 per liter dari sebelumnya Rp13.890 per liter.

Penyesuaian Harga BBM BP-AKR dan Vivo

Langkah serupa diambil oleh BP-AKR dengan menurunkan harga seluruh produknya. Harga BP Ultimate turun dari Rp13.630 menjadi Rp13.190 per liter.

BP 92 juga mengalami penyesuaian harga dari Rp13.000 menjadi Rp12.500 per liter. Sementara itu, BP Ultimate Diesel kini dijual Rp13.860 per liter dari sebelumnya Rp15.250 per liter.

Vivo pun menyesuaikan harga BBM per 1 Januari 2026. Revvo 92 turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.700 per liter, dan Diesel Primus Plus dari Rp15.250 menjadi Rp13.610 per liter.

Daftar Lengkap Harga BBM Januari 2026

Berikut daftar harga BBM di SPBU Pertamina per Januari 2026. Pertalite Rp10.000 per liter, Solar Subsidi Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.350 per liter.

Produk lain meliputi Pertamax Green Rp13.150 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, Dexlite Rp13.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.600 per liter.

Untuk Shell, harga Shell Super Rp12.700 per liter, Shell V-Power Rp13.190 per liter, Shell V-Power Diesel Rp13.860 per liter, dan Shell V-Power Nitro+ Rp13.480 per liter. BP Ultimate Rp13.190 per liter, BP 92 Rp12.500 per liter, BP Ultimate Diesel Rp13.860 per liter.

Sementara Vivo menjual Revvo 92 Rp12.700 per liter dan Diesel Primus Plus Rp13.610 per liter, dengan Revvo 90 dan Revvo 95 belum tersedia.

Terkini

Negara Eropa Percepat Kolaborasi Energi Angin Lepas Pantai

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00:32 WIB

Penjualan REC PLN Naik Didorong Komitmen Energi Bersih

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00:32 WIB

Temuan Minyak Baru ENRG Perkuat Prospek Energi Nasional

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00:31 WIB

Pertamina Dan Polda Banten Perkuat Pasokan BBM Operasional

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00:31 WIB