JAKARTA - Akses transportasi dari dan menuju bandara menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran perjalanan udara. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, layanan DAMRI Bandara YIA kembali beroperasi normal pada Selasa, 3 Maret 2026, memberikan pilihan transportasi publik yang terjangkau dan terintegrasi bagi masyarakat.
Layanan DAMRI rute Bandara kembali beroperasi normal pada Selasa (3/3/2026). Bus DAMRI melayani penumpang dari dan menuju Bandara Yogyakarta International Airport dengan tarif Rp80.000 per orang dan jadwal keberangkatan setiap 60 menit untuk rute tertentu.
Pengoperasian ini ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat, wisatawan, maupun pelaku perjalanan dinas yang membutuhkan akses transportasi publik dari bandara ke pusat Kota Yogyakarta dan wilayah Sleman. Sejumlah titik strategis disiapkan sebagai simpul naik-turun penumpang.
Rute Strategis dan Titik Pemberhentian
Beberapa rute yang dilayani meliputi kawasan Sleman City Hall, Pool DAMRI Yogyakarta, Terminal Condongcatur, Halte Trans Jogja Gamping, hingga Stasiun DAMRI Yogyakarta. Integrasi ini memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan ke kawasan permukiman, pusat bisnis, maupun moda transportasi lanjutan.
Keberadaan titik pemberhentian di lokasi-lokasi strategis tersebut memungkinkan penumpang memilih jalur yang paling sesuai dengan tujuan akhir mereka. Baik menuju kawasan utara Yogyakarta, pusat kota, maupun simpul transportasi lain, rute DAMRI dirancang untuk mendukung konektivitas antarmoda.
Selain itu, keterhubungan dengan layanan lain seperti Trans Jogja dan kereta bandara membuat perjalanan menjadi lebih efisien tanpa harus berganti kendaraan secara rumit.
Jadwal Disesuaikan dengan Pergerakan Penerbangan
Jadwal operasional DAMRI diselaraskan dengan pergerakan penerbangan di Bandara YIA. Layanan tersedia sejak pagi hingga malam hari guna memberikan fleksibilitas waktu perjalanan, termasuk bagi penumpang penerbangan malam.
Penyesuaian jadwal ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan penumpang tetap mendapatkan akses transportasi meskipun memiliki waktu kedatangan atau keberangkatan yang berbeda-beda. Dengan interval keberangkatan setiap 60 menit untuk rute tertentu, calon penumpang dapat memperkirakan waktu tempuh secara lebih terencana.
Ketersediaan layanan sejak dini hari hingga malam juga memberikan kenyamanan tambahan, terutama bagi pelaku perjalanan bisnis maupun wisatawan yang tiba di luar jam sibuk.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 3 Maret 2026
Berikut jadwal operasional DAMRI Bandara YIA pada Selasa, 3 Maret 2026:
Bandara YIA – Sleman City Hall
07.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)
Bandara YIA – Pool DAMRI Yogyakarta
08.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)
Bandara YIA – Terminal Condongcatur
06.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)
Bandara YIA – Halte Trans Jogja Gamping
04.30–15.30 WIB
Bandara YIA – Stasiun DAMRI Yogyakarta
08.00–21.00 WIB (setiap 60 menit)
Jadwal tersebut memberikan variasi pilihan waktu keberangkatan sesuai rute yang dipilih. Penumpang disarankan datang lebih awal untuk mengantisipasi antrean, terutama pada jam-jam sibuk penerbangan.
Tarif dan Dukungan Konektivitas Antarmoda
Dengan tarif Rp80.000 per orang, layanan DAMRI Bandara YIA menjadi salah satu alternatif transportasi publik yang praktis dan terjangkau. Tarif ini berlaku untuk perjalanan dari dan menuju bandara sesuai rute yang tersedia.
Selain mengedepankan kenyamanan dan keamanan, DAMRI juga memperkuat konektivitas antarmoda. Dari titik pemberhentian tertentu, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan layanan Trans Jogja maupun kereta bandara untuk menjangkau pusat Kota Yogyakarta secara efisien.
Integrasi tersebut mendukung sistem transportasi yang lebih terpadu, sehingga perjalanan dari bandara ke berbagai wilayah di Yogyakarta dan sekitarnya dapat dilakukan tanpa hambatan berarti. Hal ini penting seiring meningkatnya aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.
Dengan jadwal yang teratur serta tarif kompetitif, DAMRI Bandara YIA menjadi salah satu alternatif transportasi publik yang praktis dan terjangkau. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas seiring meningkatnya aktivitas penerbangan dan pergerakan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.